Biozatix News – Informasi Popular Sains Teknologi dan Kedokteran

transgenik - CopyPerdebatan yang sedang berlangsung tentang efek makanan transgenik GMO (Genetic Modified Organism) pada kesehatan dan lingkungan. Dalam kebanyakan kasus, transgenik GMO (Genetic Modified Organism) adalah usaha merekayasa tanaman pangan menjadi lebih tahan terhadap herbisida (weedkillers) dan / atau untuk menghasilkan insektisida. Sebagai contoh, banyak dari jagung manis yang dikonsumsi di AS secara genetik direkayasa untuk menjadi resisten terhadap herbisida Roundup dan menghasilkan insektisida sendiri, Bt Toxin.

Seperti jagung, tanaman GMO (Genetic Modified Organism) biasanya ditemukan pada tanaman kedelai, alfalfa, labu, zucchini, pepaya, dan kanola, dan hadir di banyak sereal dan banyak makanan olahan yang kita makan di Amerika. Lihatlah kaleng atau kemasan makanan favorit Anda. Jika bahan termasuk sirup jagung atau lesitin kedelai, kemungkinan mengandung GMO (Genetic Modified Organism).

Apakah GMO (Genetic Modified Organism) aman?

Sementara ini US Food and Drug Administration (FDA) dan perusahaan-perusahaan biotek yang menghasilkan makanan GMO bersikeras, itu adalah aman, namun demikian banyak pegiat keamanan pangan menunjukkan bahwa, produk ini hanya melalui pengujian yang sangat pendek untuk membuktikan pengaruhnya terhadap manusia dan lingkungan.

Karena teknologi ini relatif baru, tidak ada studi jangka panjang yang pernah dilakukan untuk mengkonfirmasi keamanan penggunaan GMO, sementara beberapa penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi GMO dapat menyebabkan kerusakan organ, memperlambat pertumbuhan otak, dan penebalan saluran pencernaan.

GMO telah dikaitkan dengan peningkatan alergen makanan dan masalah gastro-intestinal pada manusia. Banyak orang berpikir bahwa mengubah DNA dari tanaman atau hewan juga dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker. Namun, penelitian sejauh ke dalam hubungan antara GMO dan penyakit serius telah terbukti tidak meyakinkan.

GMO dan peningkatan penggunaan pestisida

Pengunaan teknologi transgenik telah meningkatkan tingkat pestisida yang hadir dan masuk kedalam makanan kita, serta berpotensi mempengaruhi kesehatan manusia dan lingkungan. Karena kebanyakan transgenik yang direkayasa untuk toleran herbisida, penggunaan herbisida beracun seperti Roundup telah meningkat 15 kali sejak GMO diperkenalkan. Sekali lagi, ada beberapa kontroversi atas tingkat risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh penggunaan pestisida. ( Baca juga: Apa resiko pestisida? )

 

Disclaimer: Biozatix Indonesia adalah distributor yang menyediakan alat-alat laboratorium, alat kesehatan, serta reagensia elisa kits, immunohistochemistry (IHC),  antibody, research grade chemical, western blot, HPLC colomn, alat patologi, HPV genotyping.

Kontroversi seputar GMO (Genetic Modified Organism) dan pestisida