Memahami Dermatitis Atopik

| May 28, 2016 | 0 Comments

Memahami Dermatitis Atopik

Biozatix-News : Informasi Populer Sains Teknologi dan Kesehatan

Dermatitis atopik merupakan penyakit kulit yang menyebabkan kondisi alergi dan pembengkakan pada kulit. Nama lain dermatitis atopik adalah atopic eczema. Umumnya, penyakit kulit ini ditandai kulit kering dan gatal, ruam pada wajah, siku, di belakang lutut, serta pada tangan dan kaki. Bila kulit yang mengalami dermatitis atopik digaruk, kulit akan berubah kemerahan, bengkak, pecah-pecah, mengeluarkan cairan bening, bersisik, dan menebal. Dermatitis atopik paling sering dialami bayi dan anak-anak. Biasanya, dermatitis atopik akan sembuh sendiri. Namun kulit biasanya menjadi kering dan mudah iritasi. Dermatitis atopik juga bisa terjadi pada orang dewasa yang tinggal di daerah beriklim kering.

Sampai saat ini, penyebab dermatitis atopik kemungkinan besar disebabkan faktor turunan dan pengaruh lingkungan. Dermatitis atopik juga disertai rinitis alergi (hay fever) dan asma sebagai bentuk alerginya. Karena dermatitis atopik bisa dipicu alergi, sebaiknya penderita dermatitis atopik menghindari faktor pemicu alergi atau alergen seperti: serat berbahan wol atau buatan tangan, sabun dan alat pembersih, beberapa jenis parfum dan make-up, kandungan kimia seperti klorin, minyak mineral, atau pelarut, debu atau pasir, asap rokok, telur, kacang, susu, ikat, produk kedelai, dan gandum, tungau debu, jamur, serbuk sari dan bulu anjing maupun kucing.

Selain tes alergi untuk mengetahui alergen, dokter biasanya akan memberikan obat seperti krim kulit serta salep yang dapat membantu mengontrol pembengkakan dan mengurangi reaksi alergi, antihistamine agar penderita mengantuk di malam hari dan menghindarkan penderita menggaruk kulit, serta jenis obat yang dapat menekan sistem imun dalam tubuh. Obat corticosteroids dan antibiotik juga diberikan untuk mengobati infeksi akibat bakteri, namun penggunaannya harus sesuai instruksi dokter. Selain berbagai obat-obatan, perawatan untuk kondisi dermatitis atopik dapat meliputi terapi ringan, obat psoralen, produk perawatan kulit, serta perlindungan dari alergen.

Sumber : http://meetdoctor.com/article

Tags: , , ,

Category: Alergic, immunology, Rheumatoid Arthristis, Uncategorized

About the Author ()

Leave a Reply

%d bloggers like this: